Tips Lepas Botol Susu (DOT)

Hai bunda... Apa kabar si baby? Udah gede tapi sulit ya buat ngilangin kebiasaan ngedot? Memang sulit bunda, tapi demi buah hati kita, harus diusahakan Berikut ini saya akan berbagi tips melepas botol susu (dot) untuk bunda semua :
tips lepas botol susu (dot)
  1. Harus tegas dan tega. Tegas bukan berarti keras lho Bun... Ajak si kecil bicara pelan2. Bahwa ia sudah besar dan tidak butuh dot lagi, dot hanya untuk bayi yang belum punya gigi dll. Berikan pengertian pada si kecil. Harus tega, jangan mudah luluh dengan tangisannya karena hanya akan membuat si kecil jadi orang yang manja.
  2. Latih secara bertahap. Mungkin hari pertama lepas dot, bunda masih bisa memberikannya sekali dua kali tapi selebihnya harus minum dari gelas. Bertahap dari hari ke hari hingga si kecil benar2 bisa lepas dot.
  3. Berikan cara minum yang unik. Misalnya minum pakai sedotan atau pakai gelas yang ada karakter yang lucu. Jika si kecil suka jalan2 ke mol, ajak si kecil belanja gelas sendiri. Biarkan dia memilih gelas yang dia sukai, sambil diajak bicara, nanti kalau sampai di rumah minum susunya pakai gelas yang ia pilih.
  4. Ajak si kecil membuat susunya sendiri dengan gelasnya sendiri, biasanya anak2 akan lebih semangat kalau dilibatkan dalam kegiatan orang dewasa.
  5. Ajak si kecil bermain dengan imajinasi. Seolah2 sedang menghadiri jamuan makan. bunda dengan gelas bunda, si kecil dengan gelasnya.
Walaupun sangat sulit tapi harus tetap diusahakan lepas dot, karena tak mungkin kita membiarkan buah hati kita ngedot sampai dewasa. Kalau kita tegas sekarang bukan berarti kita tak sayang melainkan kita sangat menyayanginya. Karena akan baik untuk kedepannya. Selamat mencoba, semoga Berhasil....

Anak Alergi Karena Susu Formula

Mungkin ada sebagian dari anak Bunda yang mengalami gejala diare, muntah, kemerah-merahan pada kulit setelah beberapa saat meminum susu formula. Hati-hati Bunda.., bisa jadi itu adalah tanda anak anda sedang mengalami alergi susu formula. Seperti apa gejala persisnya? Simak penjelasan berikut ini.
alergi susu formula
  1. Muntah. Perhatikan dengan baik anak Bunda setelah minum susu formula. Ada anak yang langsung memuntahkannya atau muntah dengan sendirinya. Ada kemungkinan anak Bunda masih belum mampu menelan susu formula, dalam arti kata memang ada beberapa anak yang lambungnya belum kuat diberi susu formula. Alergi susu formula ini kata Dr Aditya Suryansyah, SpA dari RSAB Harapan kita, Slipi-JakBar, dikarenakan anak belum mampu mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, misalnya: susu sapi, telur atau ikan laut. Solusinya bila anak alergi susu formula misalnya susu formula berbahan dasar susu sapi, dapat diganti susu yang berasal dari kedelai (susu hipo alergi).
  2. Diare. Bagi anak yang mengalami diare setelah meminum susu formula, dimungkinkan anak tersebut saluran pencernaannya belum mampu melakukan metabolisme sempurna terhadap unsur karbohidrat dalam susu. Pada orang dewasa metabolisme yang tidak wajar hal ini terjadi pada usus besar.
  3. Kulit kemerah-merahan. Jika anak bunda mengalami kulit kemerahan atau bahkan muncul bintik-bintiknya setelah mengkonsumsi susu formula, segeralah berkonsultasi ke dokter, agar sakitnya tidak semakin parah, apalagi sampai menyebabkan infeksi kulit.
Lantas bagaimana memberikan susu formula, sementara anak tidak mau minum ASI atau ASI tidak terproduksi dengan baik?
  1. Cobalah memberikan susu formula secara bertahap (mungkin bisa di coba dalam rentang waktu 1-2 hari) dan dalam jumlah yang sedikit, jangan langsung dalam jumlah yang banyak. Jika muncul gejala yang tidak wajar, sebaiknya segera hentikan pemberian susu formula tersebut.
  2. Perhatikan cara penyajiannya. Cara penyajian susu formula yang baik adalah: larutkan susu formula pada air matang (suhu sekitar 70 derajat C- air sebelumnya telah didihkan), pergunakan takaran yang sesuai pada petunjuk, sisa susu yang telah dilarutkan tadi, jangan diberikan lagi ke anak setelah 2 jam, karena ini sangat rawan oleh kontaminasi bakteri dan jamur dalam susu.

Perawatan Payudara Agar ASI Banyak

produksi asi
Saat masa kehamilan kebanyakan calon ibu lupa dengan apa yang seharusnya dilakukan supaya nanti setelah melahirkan semuanya berjalan lancar. Salah satu diantaranya adalah masalah ASI.
Banyaknya air susu dan bagusnya kualitas susu harus dibentuk sejak masa kehamilan. Menjadi hal yang salah jika kita berfikir bahwa air susu yang baik didapatkan begitu saja setelah bayi lahir. Semua itu telah diproses sejak masa kehamilan. Saat perawatan pada masa kehamilan kurang tak jarang ketika bayi sudah lahir air susu tidak keluar.
Untuk itu perlu diperhatikan hal-hal berikut ini agar memperoleh air susu yang banyak :
  1. Pada masa kehamilan perawatan payudara menjadi hal yang sangat penting. Karena ASI dihasilkan dari payudara. Perawatan ini dimaksudkan untuk merangsang kelenjar susu agar memproduksi air susu yang banyak. Diusia kehamilan 1-3 bulan memijit puting susu secara perlahan dapat membantu puting susu menonjol keluar. Selanjutnya diusia 4-9 bulan perawatan bilakukan dengan memijit payudara minimal 10 menit per hari dengan minyak kelapa. Jika ini dilakukan maka bisa merangsang kelenjar susu agar berproduksi dan juga bisa membersikan kotoran yang mungkin ada pada payudara dan puting susu. 
  2. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Hindari mengkonsumsi makanan instan atau makanan yang banyak bahan kimianya. Makanan yang berprotein tinggi juga harus dikonsumsi. Selalu konsumsi sayuran dan buah. 
  3. memperbanyak air susu ibu
  4. Mengkonsumsi susu khusus ibu hamil juga bisa membantu produksi air susu yang banyak. Karena susu ibu hamil banyak mengandung zat-zat mendukung kerja payudara. Sehingga setelah melahirkan, air susu yang diproduksi bisa keluar banyak dan bagus

Bean Chili with Zucchini

I'm having fun with my new lunch boxes. The insulated stainless steel bowl is topped by a small plate before you put the lid on -- just the perfect size for freshly-made corn tortillas from the Mexican grocery!

I warmed the tortillas and layered them with damp paper towels, then filled the bowls with two hot servings of Bean and Vegetable Chili made with extra zucchini and sprinkled with fresh cilantro.

I brought this lunch to my girlfriend who was reading palms at the psychic fair and we ate our little picnic together. We got lots of ooh and aahs at the cuteness of our lunch boxes and how yummy our healthy lunches looked!

Broccoli Piccata

I never thought I would actually CRAVE broccoli, but it's true! I've been craving Broccoli Piccata, steamed broccoli with lemon and capers from my first book. I made it more "Fuhrman-Friendly" by leaving out the oil and salt.

At mealtime I tossed the broccoli with my salad, hummus, and crunchy walnuts.

Golden Austrian Cauliflower Soup

One of my favorite soups of all times! I first heard about Golden Austrian Cauliflower Soup on Dr. Fuhrman's Member Center Forum, where people were raving so much I just had to try it. I've been making it ever since; it's creamy and cauliflowery, with a touch of sweetness from carrot juice so you really don't miss the salt at all.

I like to sprinkle my soup with Perfect Pepitas, a recipe from my first book Vegan Lunch Box. I packed my pumpkin seeds in the plate that fits on top of the bowl in my new lunch box, with fresh pineapple on the side.