Zigie Zag PUL 2 Layer

Pampers Cloth Diapers_Pelangi
Zigiezag diapers merupakan popok kain yang berkantong, memerlukan insert saat pemakaian pada bayi anda. Diapers ini bisa menggantikan pampers/popok sekali pakai yang biasa dipakai pada bayi. Namun diapers ini lebih aman dan hemat. Aman karena terbuat dari bahan dengan kualitas baik yang dapat menyerap pipis dan permukaan diapers tetap kering sehingga baby anda bebas ruam. Hemat karena bisa dicuci dan dipakai kembali.


Motif yang tersedia :

Pampers Cloth Diapers_Pink

zigiezag 2 layer dengan 2 lapisan :

1.      Lapisan inner zigiezag
Terbuat dari bahan suede cloth yang sangat lembut dan mudah menyerap air. Karena daya serapnya tinggi hal ini akan membuat permukaan inner tetap kering sehingga baby anda bebas ruam.
2.  Lapisan outer zigiezag
Lapisan outer terdiri dari bermacam – macam bahan diantaranya cotton, polyester ataupun konbinasi keduanya. Dan juga dilapisi bahan waterproof  yang dapat meminimalkan kebocoran.
Pampers Cloth Diapers_Coklat

Pada zigiezag diapers 2 layer kini lapisan waterproofnya telah menggunakan bahan PUL (Polyurathane Laminate). Jadi lapisan waterproofnya diganti dengan lapisan waterproof PUL. PUL atau Pulyurethane Laminate adalah sejenis plastik film atau lapisan waterproof Polyurethane dengan ketebalan 1 mm yang sudah dilaminasi pada lapisan outer diaper.


Harga :
Pampers Cloth Diapers_Hijau
Diapers only : Rp.45.000

Insert only :
- Lite mikro fiber : Rp. 33.000
- Super mikro fiber : Rp. 50.000

Paket diapers + insert :
- lite Mikro fiber : Rp. 68.000
- Super mikro fiber : Rp. 80.000



Bagi yang berminat bisa menghubungi : 021 919 66037 mama rama

kondisi bayi baru lahir

new born baby
Bayi yang baru lahir akan mengalami banyak hal. Tak heran jika kebanyakan orang tua akan panih dengan apa yang dialami bayinya apalagi untuk kelahiran anak pertama. Masalah yang biasa dialami bayi ada membuat orang tua panik mulai dari bayi kuning, infeksi tali pusat, bayi menangis dan lain lain.
Sebenarnya, masalah-masalah tersebut wajar dialami bayi yang baru lahir dan semua bayi mengalaminya. Hal ini pun bisa hilang dengan sendirinya. Anda perlu tau cara yang tepat untuk menangani masalah-masalah tersebut, agar anda tidak mudah panik saat mengasuh bayi anda.

Berikut ini ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu anda :


1. Kulit Bayi Kuning
Penyakit kuning biasa dialami oleh bayi yang baru lahir, karena bilirubin mereka terlalu banyak dalam darah. Bilirubin adalah pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin (Hb) di dalam hati.Masalah ini akan menyebabkan bayi menguning di bagian mata dan kulit.

Masalah ini umum terjadi pada bayi baru lahir, hal ini mempengaruhi 80% bayi lahir dalam satu minggu pertama hidup mereka. Hal ini menyebabkan menguning di bagian kulit dan mata. Biasanya pada hari keriga atau keempat kuning ini akan masih terlihat jelas dan akan hilang pada hari kejutuh atau kesepuluh.

Penyakit kuning tidak berbahaya, untuk mengatasiya bayi harus dijemur di bawah terik matahari secara rutin. Bayi dijemur selama 15-20menit, dengan sinar matahari antara jam 7-9pagi. Memberikan ASI terus menerus dan sinar matahari akan menjadi obat yang sederhana, yang bisa membantu ekskresi bilirubin melalui urin. Pengobatan yang lain bisa dilakukan dengan fototerapi. Fototerapi dilalukan juka bilirubin sangat tinggi.

2. Mata Sulit Dibuka
Setelah lahir, kebanyakan bayi akan mengalami kesulitan membuka mata. Sering juga terlihat kotoran kekuningan yang mengental di matanya. Hal ini disebabkan karena adanya penyumbatan saluran air mata. Untuk membantu membuka matanya, kita bisa membersihkannya dengan hati-hati. Untuk menghindari infeksi, rendam kapas steril dalam air mendidih dan hangatkan lalu gunakan untuk membersihkan matanya. Pisahkan kapas mata dengan kapas pembersih kotoran bayi, JANGAN PERNAH MENCAMPURNYA.

3. Infeksi Tali Pusat
Bayi yang masih dalam rahim ibu, mendapatkan suplay makanan dan oksigen melalui tali pusat. Saat lahir, tali pusat akan dipotong. Dan bayi pun tidak dapat bergantung lagi pada tali pusat untuk menyuplay makanan.
Saat perawatan tali pusat setelah dipotong harus dilakukan dengan hati-hati. Area ini harus selalu kering dan bersih agar tidak terjadi infeksi. Jangan menutupi dengan popok, kain atau menggunakan bedak untuk mengeringkannya. Karena bedak belum tentu steril, dan bisa membuat infeksi tali pusat. Potongan tali pusat akan karing, mengkerut dan rontok dalam waktu kurang dari satu bulan.


4. Muntah
Saat bayi kelebihan lendir di perutnya, bayi akan muntah atau yang sering disebut gumoh. Jangan panik, karena ini biasa terjadi pada bayi. Saat bayi sering gomuh, berilah ia makanan dalam porsi kecil, namun sering. Setelah mengkonsumsi ASI usahakan agar bayi bisa bersendawa. Sendawa bisa membuatnya lebih lega dan mengurangi intensitas gumoh.

Jika muntahan bayi disertai dengan demam yang berkelanjutan, segera bawa bayi anda ke dokter. Jaga kondisi bayi agar tidak dehidrasi. Berikan bayi anda asupan cairan yang cukup.


5. Bayi Kolik
Bayi yang menangis selama berjam-jam atau yang sering disebut kolik merupakan hal yang wajar. Hal ini terjadi karena saat bayi mengambil nafas, bayi memelan udara. Udara masuk ke perut dan terus ke usus, hal ini menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit. Buat bayi agar bersendawa, jangan memberikan obat apapun karena kondisi ini hanya sementara.

Udara yang tertelan bisa terbawa oleh sendawa, hal ini akan memberikan rasa nyaman pada bayi. Setelah mengkonsumsi ASI biasanya bayi akan sering bersendawa dan cegukan, jangan panik akan hal ini. Bayi akan berkurang sendawanya saat berusia tiga bulan.

Selain hah-hal diatas, seringkali bayi berketombe atau yang serign disebut ‘cap cradle’ orang jawa menyebutnya ‘silo karang’. Ketombe ini sulit dihilangkan dan berbentuk serpih putih atau kekuningan dan berkerak. Ketombe ini tidak berbahaya, jadi anda tidak perlu khawatir. Mencuci rambut dan penggunaan minyak tidak perlu dibatasi, karena ‘cap cradle’ akan hilang dengan sendirinya seiring dengan pertumbuhan bayi.

Pampers Cuci Ulang (Kancing 3)

Celana sistem lampin atau yang sering disebut diapers ini terbuat dari bahan katun dan plastik jassbaby. Bahan ini sangat lebut dan aman untuk kulit bayi dan anak-anak. Diapers ini bisa dicuci dan dipakai kembali sehingga sangat ramah lingkungan, berbeda dengan pampers sekali pakai, yaitu:
    • Bagian dalam mengandung plastik jassbaby (sangat lembut, aman  bagi kulit bayi dan anak),
    • Lampin mengandung busa penyerap air pipis,
    • Ramah lingkungan,
    • Tidak mengandung bahan kimia (tdk pakai gel),
    • Mudah digunakan : pasang lampin di atas lapisan celana,
    • Jauh lebih hemat dikantong dibanding pampers sekali pake'
    Size, ready stock:
    S   : Bayi baru Lahir (0-7 kg)
    M  : 6 bulan (7-10 kg)
    L   : 9 bulan (11-13 kg)
    XL : s/d umur 2 thn (14-16 kg)

    Detil produk :
    • Celana plastik 1 bh, lampin 1 bh 
    • Merahmuda, biru atau kuning. 
    • Model : 3 kancing, cocok untuk anak baru lahir (new born)
    Tips untuk penggunaan pertama: 
    Pampers Bayi Cuci Ulang
    • Masukkan insert kedalam kantung diapers,
    • Sebelum pemakaian pertama, disarankan untuk mencuci dan mengeringkan sebanyak 3 kali, ini untuk mengkondisikan daya serap bahan,
    • Usahakan untuk tidak mencuci dengan pewangi, pelembut dan atau pemutih,
    • Bahan diapers biasanya tidak tahan dengan panas, dianjurkan diapers tidak disetrika karena dikhawatirkan menurunkan daya serap bahan.

    Okra & Lima Bean Masala

    Excitement! Time to introduce a brand new lunch box!

    I love my To-Go Ware tiffins and use them almost every day to pack our lunches for work, but lately I've been packing more hot foods like soups and stews. The tiffins are perfect for big salads and cold foods, but now I wanted something with a tight lid that wouldn't leak that would keep my food warm until lunch time -- something like the wide-mouth insulated container I bought a couple years ago, but a bit larger and made from stainless steel.


    I found one! And with a cute green apple handle, too! I ordered our two new thermal stainless steel double-walled lunch boxes just a couple weeks ago from Dino Direct, but they aren't on their website at the moment. This one looks similar.


    For their inaugural voyage to lunchtime I filled them both with Okra and Lima Bean Masala from FatFree Vegan Kitchen. This is one of my favorites to make at the end of the week when fresh produce is running short but I'm not ready to go to the grocery store; I steam-saute a sliced onion with Indian spices, then add a bag of frozen okra, some frozen lima beans, and two cans of diced tomatoes.